NAUGHTY KISS
(Nicolas Flamel)
N&N
By : Nico & Nana
Kisah ini berawal saat aku naik kelas XII, nama ku Nana
aku siswa kelas XII IPS, awalnya aku tidak pernah mengenal dia, dia adalah
seeorang yang ku kenal lewat pertemuan kami di saat Mid Semester di sekolah
namanya Nico, dia baik tapi sebelum ku mengenalnya aku pernah melihatnya saat
itu letak kelasnya di bawah gedung kelas ku, dan saat itu ada temannya yang
melempar batu kerikil ke atas karena iseng dan yang ku lihat adalah Nico aku
tidak sengaja berkata “ heh siapa sih yang lempar ni batu ke atas iseng banget”
tapi dia hanya melihat.
Itu pertama aku melihatnya tapi aku belum mengenalnya
sama sekali begitupun dengannya, kami di pertemukan disaat aku kelas XII dan
dia kelas XI tepatnya saat itu MID pertama aku hanya diam dan hanya mengerjakan
soal MID semesterku, pada saat aku melihatnya mengerjakan soal kimia, dan aku
tertarik melihat soalnya walaupun aku adalah siswa IPS tapi aku juga suka
dengan pelajarann IPA.
Keesokan harinya tepatnya hari kedua MID aku dapat
beradaptasi dengan Nico entah bagaimana caranya tapi dia sedikit misterius dan
aku bukan orang yang mudah dekat seorang laki-laki.
“hey punya penggaris gak?” tanya Nico
“(aku hanya diam dan langsung memberinya penggaris)”
“eh wiih ada namanya Nana, hahaha (ejeknya sambil
tertawa)”
“lha emangnya kenapa kalo Nana, emang dari dulu nama ku
Nana” ujar ku
Dan pada saat itu kami mulai akrab, pada saat tes kami
selalu bercanda dan anehnya kenapa setiap kali ku di dekatnya aku selalu
cegukan, “eh cegukan kii” (katanya sambil menirukan cegukanku)
“lha mang kenapa?
“gak papa ii :p”
“iih orang aneh”
“ajari soal ini
dong!!”
Lalu aku melihat
matanya yang berwarna coklat tapi pada saat itu aku tidak merasakan apapun di
hati ku, dan aku melihat soalnya dan mulai mengerjakannya.
“emt, udah ni”
“wiih cepet
banget, Na kamu kan dah selesai kamu gak keluar?, atau jangan-jangan kamu
nunggu ku ya??” kata Nico sambil bercanda
“iih GR banget
kamu, udah kenapa?”
Selang waktu berjalan demikian lambat dengan penuh canda tawa
dari ku dan Nico, aku ingat hari itu saat tes semester hari empat.
Saat itu kami mengerjakan soal tes dengan serius Nico
mengerjakan soal dan di saat dia sudah selesai dia keluar aku pun menyusul
keluar, pada waktu itu aku pergi ke kantin belakang kelas kami dia Nico berada
di kantin itu sambil duduk dan aku ingin membeli permen coklat aku melihatnya
dan kami bercanda “hey?” “apa?” “ belikan aqua mau gak?” “ambil aja” suruh ku.
Lalu dia mengambil
segelas aqua dan aku ingin memberi permen coklat yang aku beli tapi saat itu
dia tidak mau coklat dia cuma mau aqua.
Di saat itu pula dia berkata meminta nomor Hp ku dan
karena aku tidak hafal nomor hp ku jadi aku meminjam hp temanku untuk
melihatnomor hp ku dan memberikannya kepada Nico.
Di hari itu pula dia memberikan sms nomor hpnya juga ke
aku, setelah aku pulang aku melihat sms yang dia kirim, menurutku dia adalah
cowok yang sedikit modus terhadap cewek tapi itu sebelum aku tahu bahwa dia
suka dengan ku.
Tes hari ke-4 kami seperti biasa tapi dia seperti agak
malu karena terus menggombal kepadaku,
“hey?, tumben diem
aja kenapa?” tanya ku padanya
“gakpapa” jawabnya
singkat.
Hati ku berkata
‘sepertinya dia malu hahaha’. Setelah tes hari ke-6 kami semakin akrab dia
memakai jam tangan yang biasa aku pakai saat itu,
Kami bertemu di
depan saat pulang bedanya dia nebeng dengan temannya dan aku menunggu bus
datang di saat itu dia menatapku dan tersenyum dia juga memeluk temannya dan
sepertinya pelukan itu di tunjukan kepadaku.
Hari terakhir saat tes aku sendiri tapi saat malam hari
aku melihat facebooknya ada foto seorang wanita saat itu pula hati ku merasa
sedih dan galau melihat foto itu, pada waktu itu pula aku mengsms Nico dengan
kata-kata yang menunjukan bahwa aku kecewa padanya.
Setelah beberapa sms kami akhirnya aku tahu bahwa Nico
suka kepadaku begitu pula aku juga suka dengannya. Di hari minggu kami seperti
orang yang sedang kasmaran di memenggilku dengan kata sayang dan dia ingin
bertemu dengan ku karena malam senin dia sudah akan berangkat ke Bali untuk piknik,
tapi aku menolak karena aku harus belajar untuk tes hari terakhir.
Di sekolah aku mengerjakan tes dan duduk sendiri tanpa
Nico yang selalu mengganggu ku, memang terasa sepi saat tak ada dia yang selalu
membuat tertawa, aku hanya bisa smsan dengannya.
Nico pulang hari jum’at tepat di saat aku sedang praktek
menjahit di sekolah, ku kira dia akan pulang dari Bali saat sore hari ternyata
saat itu pula dia pulang, di hari dia pulang itu dia mengajakku untuk main aku
pikir aku akan di ajak ke tempat yang ramai tapi ternyata aku di ajak ke sebuah
warnet, di warnet itu pula kami bercanda seperti biasa dan melepas rindu antara
aku dan Nico,
Saat kami bercanda dia melihatku dengan tatapan aneh aku
kira dia kenapa gitu dan saat itu dia mendekat dan dia mencium ku.
THE END
(KISAH NYATA)